Membuat DNS server di Debian

Posted on Minggu, 21 Desember 2008 by noNa_cRaZy

Sebelum membuat DNS server kita harus terlebih dahulu memounting cdrom dengan cara seperti dibawah ini:

# mount /dev/hda /media/cdrom

Setelah memounting cdrom kita harus terlebih dahulu menginstall BIND9.dan hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara sbb :

1. # Aptitude [enter]

lalu kita pilih Not installed packges

lalu tekan untuk melakukan pencarian dan ketikkan BIND9

2.ketikkan

# apt-get install BIND9

# cd /etc/bind

# pico named.conf

lalu tepat dibawah perintah ini anad harus menambahkan perintah yang dicetak tebal


zone “127.in-addr.arpa” {

type master;

file “/etc/bind/db.127”;

};


zone “debian.com.” {

type master;

file “/var/cache/bind/db.debian”; [ lokasi penyimpanan ]


zone “192.in-addr.arpa” {

type master;

file “/var/cache/bind/db.192”;

};



setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y

lalu copydb.127dan db.local menjadi db.192 dan db.debian kemudian pindahkan dengan cara

#cp db.127 db.192

#mv db.192 /var/cache/bind/

#cp db.local db.debian

#mv db.debian /var/cache/bind/


setelah itu kita edit db.192 dengan cara

#pico db.192 (enter)



$TTL 604800

@ IN SOA debian.com. root.debian.com

1 ; serial

604800 ; refresh

86400 ; retry

2419200 ; expire

604800 ; negative cache TTL



;

@ IN NS debian.com

1.5.168 IN PTR debian.com

www IN PTR debian.com



setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y


setelah itu kita edit db.debian dengan cara

#pico db.debian (enter)


$TTL 604800

@ IN SOA debian.com. root.debian.com

2 ; serial

604800 ; refresh

86400 ; retry

2419200 ; expire

604800 ; negative cache TTL



;

@ IN NS debian.com

@ IN A 192.168.5.1

www IN A 192.168.5.1


setelah selesai mengedit file lalu save [CTRL] + [x] – Y

catt: untuk ip dan alamat web site anda boleh menggunakan yang lainya tidak tergantung pada tuliasan diatas

kemudian restart bind9 dengan perintah

#/etc/init.d/bind9 restart

jika setelah dienter tidak ada failed makam kemungkinan anda berhasil untuk memastikan ping kealamat yang tadi

#ping www.debian.com

jika berhasil anda sukses



aLL aBouT SeRveR

Posted on Kamis, 11 Desember 2008 by noNa_cRaZy

Macam-Macam Server

Server adalah suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Oleh karena itu komputer server haruslah memiliki spesifikasi yang lebih tinggi dari pada client-clientnya. Selain itu server memiliki macam-macam jenis, yaitu diantaranya :

  1. Samba server
  2. FTP server
  3. DNS server
  4. Web Server
  5. Mail server
  6. Proxy Server
Instalasi Mailserver pada Debian Woody

Panduan ini ditujukan sebagai tutorial kecil-kecilan pembuatan email server dengan memanfaatkan paket-paket yang tersedia pada Debian Woody. Dokumen ini (mencoba) menjelaskan cara instalasi qmail (+patch), vpopmail, courier-imap, squirrellmail, clamav dan beberapa konfigurasi yang diperlukan.

1. Instalasi Qmail

Debian Woody menyediakan paket qmail-src yang berisi source code qmail yang telah dilengkapi dengan build-script yang memudahkan anda dalam melakukan kompilasinya. Paket source qmail ini juga telah dilengkapi dengan patch QMAILQUEUE yang memungkinkan anda untuk mengubah isi queue sebelum suatu mail dikirimkan.

Selain qmail-src itu sendiri, qmail juga membutuhkan ucspi-tcp yang juga disertakan pada Debian Woody dengan nama paket ucspi-tcp-src. Paket ini bertugas sebagai TCP Server yang mengatur koneksi jaringan yang dilakukan oleh qmail.

Instalasi kedua paket di atas dapat dilakukan dengan cara:

root:~# apt-get install qmail-src uscpi-tcp-src

Setelah kedua paket di atas terinstall kita akan mengcompile ucspi-tcp terlebih dahulu, baru setelah itu kita melakukan kompilasi pada qmail.

root:~# build-ucspi-tcp

Anda akan diminta memasukkan direktori untuk melakukan kompilasi (defaultnya /tmp/ucspi-tcp). Ikuti perintah pada layar, dan setelah selesai anda akan mendapatkan file ucspi-tcp_0.88-5_i386.deb yang dapat langsung anda install.

root:~# dpkg -i /tmp/ucspi-tcp/ucspi-tcp_0.88-5_i386.deb

Ada beberapa patch yang diperlukan untuk membangun binary qmail yaitu:

1. qmail-1.03-maxrcpt.patch: Digunakan untuk membatasi jumlah penerima per email. RFC2821 menyatakan bahwa suatu MTA harus dapat menerima setidaknya 100 penerima untuk tiap mail, namun boleh juga bila kita tidak ingin menerimanya. Pembatasan ini berguna untuk mengurangi spam.
2. qmail-1.03-mfcheck.3.patch: Digunakan untuk menolak email bila domain pengirim tidak valid.
3. qmail-1.03-quotas-1.1.patch: Digunakan untuk menset “over quota” sebagai hard error. Tanpa patch ini, “over quota” pada alamat tujuan hanya menghasilkan soft error sehingga pesan akan secara terus menerus dikirimkan hingga umur maksimal pada queue tercapai.
4. qmail-date-localtime.patch: Berguna agar qmail menggunakan format date lokal pada header email yang dikirimkan.
5. qmail-smtpd-auth: Memaksa user untuk login sebelum mengirim email. Hal ini berguna untuk menghindari pengiriman email yang dilakukan oleh virus/worm.

Beberapa patch di atas telah digabung oleh John M. Simpson (jms1@spamcop.net) menjadi 1 patch yaitu qmail-1.03-jms1.4a.patch yang dapat didownload dari http://www.jms1.net/qmail/qmail-1.03-jms1.4a.patch.

Catatan: Pastikan bahwa sebelum proses kompilasi dimulai IP Address dan domain mailserver anda telah terdaftar pada Domain Name Server yang anda gunakan. Bila belum segera hubungi administrator jaringan anda, atau bila andalah administrator jaringannya segera tambahkan entry mailserver pada DNS.

Di sini diasumsukan bahwa patch yang sudah anda download berada pada direktori /tmp, dan kompilasi dilakukan pada direktori /tmp/qmail.

root:~# build-qmail
This script unpacks the qmail source into a directory, and
compiles it to produce a binary qmail*.deb file.

The directory where this is done will end up containing the source
and package files for the qmail binary package, along with a
directory containing the unpacked source.

Enter a directory where you would like to do this [/tmp/qmail]
dpkg-source: extracting qmail in qmail-1.03

dpkg-source: extracting qmail in qmail-1.03

Binary package qmail will be compiled now
If you want to apply a custom patch, switch to another console and do it now
This can take long time, depending on your machine

Press ENTER to continue...

Jangan tekan ENTER, buka shell lagi, dan lakukan patch pada qmail.

root:~# cd /tmp/qmail/qmail-1.03
root:/tmp/qmail/qmail-1.03# patch -p1 < /tmp/qmail-1.03-jms1.4a.patch

Anda akan mendapatkan beberapa error, betulkan dengan cara mengkopikan isi file Makefile.rej dan qmail-smtpd.c.rej secara manual (caranya? silakan tanya tetangga, atau tanya ke mbah google). Setelah anda membetulkannya tekan ENTER untuk memulai proses kompilasi.

Setelah proses kompilasi selesai anda akan mendapatkan file /tmp/qmail/qmail_1.03-24_i386.deb pada direktori /tmp/qmail. File ini dapat langsung diinstall pada banyak komputer tanpa harus melakukan kompilasi ulang.

root:~# dpkg -i /tmp/qmail/qmail_1.03-24_i386.deb

Bila proses instalasi qmail gagal mendeteksi domain yang anda gunakan, isikan nama domain untuk mailserver anda pada file /var/qmail/control/me dengan cara mengedit file tersebut secara langsung atau dengan mengeksekusi perintah:

root:~# echo “nama.domain.anda” > /var/qmail/control/me

Setelah instalasi selesai jangan lupa untuk memasukkan domain yang akan ditangani pada /var/qmail/control/rcpthosts. Hal ini ditujukan agar mailserver anda tidak menjadi mail server open relay yang dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggugjawab.

Jangan lupa untuk memeriksa isi file /etc/tcp.smtp untuk menentukan network mana saja yang dapat menggunakan mailserver anda. Secara default, isi dari file ini adalah:

127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"

Anda dapat mengubah isi file itu menjadi:

127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
[IP Network Anda]:allow,RELAYCLIENT=”"
:allow

Dengan konfigurasi semacam itu maka semua email yang berasal dari localhost dan dari network anda dapat menggunakan mailserver ini untuk mengirim email ke mana saja, sedangkan dari luar kedua network tersebut hanya dapat menggunakan mailserver ini untuk mengirimkan email ke alamat-alamat pada domain yang anda sebutkan pada /var/qmail/control/rcpthosts. Perbedaan dari kedua model perilaku ini ditentukan oleh RELAYCLIENT=”". Opsi variabel ini menyebabkan network yang menyandangnya mempunyai hak untuk menggunakan mailserver ini untuk mengirim email ke alamat apa pun (tidak hanya pada yang disebutkan pada /var/qmail/control/rcpthost).

Setelah anda mengubah isi /etc/tcp.smtp jangan lupa untuk membangun databasenya dengan menjalankan perintah:

root:~# tcprules /etc/tcp.smtp.cdb /etc/tcp.smtp.tmp < /etc/tcp.smtp

Hal terakhir yang kini harus anda lakukan adalah mengubah perilaku penyimpanan qmail untuk menggunakan format Maildir. Qmail hasil kompilasi Debian tidak memerlukan supervise script dan daemontools melainkan mengunakan file /etc/init.d/qmail seperti halnya server lain yang terdapat pada Debian. Untuk itu anda dapat mengubah file tersebut pada bagian alias_empty=”|/usr/sbin/qmail-procmail” menjadi alias_empty=”./Maildir/”. Setting ini kira-kira terdapat pada baris ke-14 dan 15.

Setelah itu anda dapat menjalankan (start)/menghentikan (stop) dan merestart qmail dengan perintah:

root:~# /etc/init.d/qmail [start|stop|restart]

Anda dapat mencoba mailserver baru anda dengan menggunakan telnet seperti yang digambarkan pada potongan program di bawah ini.

root:~# telnet localhost 25

Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 exp1.its.ac.id ESMTP
MAIL FROM:
250 ok
RCPT TO:
250 ok
DATA
354 go ahead
ketik pesan anda di sini
dan setelah selesai akhiri dengan tanda titik (.)
.
250 ok [angka aneh]

Bila anda mendapatkan jawaban seperti di atas itu berarti mailserver anda sudah berjalan dengan baik. Selamat! Silakan bikin kopi, minum dan istirahat sebentar, instalasi qmail telah selesai.
2. Instalasi Vpopmail

Vpopmail adalah suatu program yang memungkinkan sebuah mailserver menangani banyak domain dan banyak user tanpa harus membuat user entry pada /etc/passwd. Tiap domain dapat mempunyai satu account postmaster sendiri dengan password yang berbeda. Instalasi vpopmail tidak membuat kita harus mengubah setting pada qmail karena setting tersebut akan ditangani oleh proses instalasi vpopmail secara otomatis.

Selain untuk tujuan di atas, vpopmail juga menyertakan pop3 server yang memungkinkan kita untuk mendownload email-email yang ada di server ke mail client yang ada di komputer lokal anda, misal: Outlook Express atau Mozilla. Fasilitas ini membantu anda untuk menghindari penuhnya mailbox anda di mailserver, sehingga email yang dikirim untuk anda tidak akan bouncing.

Untuk menginstall paket ini anda tidak harus menginstall terlebih dahulu seperti pada instalasi qmail dan ucspi-tcp, namun dapat langsung menginstall dari .deb yang ada. Untuk dapat menginstall dengan menggunakan apt-get tambahkan baris berikut pada file /etc/apt/sources.list anda.

deb http://debian.its.ac.id/other woody vpopmail

Anda dapat memilih beberapa backend penyimpanan informasi username, di antaranya adalah:

1. cdb: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan file cdb.
2. mysql: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan database mysql.
3. lmysql: Sama dengan mysql namun dengan tambahan dukungan Large Site.
4. pgsql: Penyimpanan dilakukan dengan menggunakan database PostgreSQL.
5. oracle: Peyimpanan dilakukan dengan menggunakan database oracle.

Untuk menginstall vpopmail, ketik perintah di bawah ini. Nantinya, segala macam ketergantungan/dependencies akan ikut terinstall secara otomatis. Backend authentikasi yang secara default terinstall adalah cdb.

root:~# apt-get install vopomail-bin

Ada beberapa perintah dasar yang disediakan oleh vpopmail. Perintah-perintah ini adalah perintah dasar yang umum dipakai dalam manajemen suatu domain beserta user-user di dalamnya.

* vadddomain: digunakan untuk menambahkan virtual domain dan POSTMASTER domain tersebut.
* vadduser: digunakan untuk menambahkan user pada domain virtual.
* vpasswd: digunakan untuk mengubah password user pada domain virtual.
* vdeluser: digunakan untuk menghapus suatu user virtual domain.
* vdeldomain: digunakan untuk menghapus virtual domain.

root:~# vadddomain coba.domain.com
Please enter password for postmaster: *****
enter password again: *****

root:~# vadduser user1@coba.domain.com
Please enter password for user1@coba.domain.com: ****
enter password again: ****

Pada contoh di atas tampak bahwa domain coba.domain.com telah sukses dibuat dan kita juga telah membuat user baru untuk domain itu yakni user1@coba.domain.com.
3. Instalasi CourierIMAP

IMAP yang disediakan oleh CourierIMAP adalah IMAP versi 2. Layanan ini mirip dengan layanan yang disediakan oleh pop3, namun dengan menggunakan IMAP kita tidak harus memindahkan email pada mailserver ke komputer kita, namun kita tetap dapat membaca email melalui email client kesukaan kita.

Instalasi CourierIMAP cukup mudah, tambahkan baris berikut ini pada file /etc/apt/sources.list.

deb http://debian.its.ac.id/other woody courier

Instalasi dapat dilakukan dengan perintah:

root:~# apt-get install courier-imap

Courier IMAP mendukung beberapa modul authentikasi. Setting untuk penentuan modul ini terdapat pada file /etc/courier/imapd, pada bagian AUTHMODULES. Beberapa contoh metode authentikasi yang didukung adalah:

* authpam: Digunakan untuk validasi user menggunakan library PAM, jadi courier tidak melakukan authentikasi secara independen, melainkan dengan menggunakan library yang telah disediakan oleh PAM.
* authpwd: Digunakan untuk validasi user berdasarkan file /etc/passwd.
* authshadow: Persis seperti authpwd, namun password untuk user diambil dari /etc/shadow.
* authuserdb: Digunakan untuk validasi user berdasarkan database userdb.
* authvchkpw: Digunakan untuk validasi user dari vpopmail.
* authcram: Seperti pada authuserdb tetapi tidak secara langsung mengambil username dan password, melainkan melalui mekanisme “Challenge/Response Authentication Mechanism(CRAM)”.
* authmysql: Digunakan untuk validasi user yang disimpan pada database MySQL.
* authpgsql: Digunakan untuk validasi user yang disimpen pada database PostgreSQL.
* authldap: Digunakan untuk validasi user dari direktori LDAP.

Karena di sini kita menyimpan username dengan menggunakan vpopmail, maka authentikasi yang harus kita jalankan adalah authvchkpw. Dengan demikian pastikan bahwa pada file /etc/courier/imapd terdapat suatu baris yang berisi: AUTHMODULES=”authvchkpw”.

Banyak konfigurasi lain yang dapat anda lakukan. Anda dapat membaca file konfigurasi mulai awal sampai akhir. Pada tiap-tiap konfigurasi pasti ada suatu keterangan yang menyertainya, sehingga anda bisa membaca untuk mengetahui maksudnya.

Setelah konfigurasi selesai anda dapat menjalankan (start)/menghentikan (stop) dan merestart CourierIMAP dengan perintah:

root:~# /etc/init.d/courier-imap [start|stop|restart]

Setelah anda berhasil menginstall CourierIMAP, anda dapat mencobanya dengan telnet ke server IMAP dengan port 143. Sebagai contoh, bila anda telnet dari komputer yang sedang anda install, anda dapat menjalankan perintah seperti di bawah ini.

root:~# telnet localhost 443
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
* OK Courier-IMAP ready. Copyright 1998-2002 Double Precision, Inc.
See COPYING for distribution information.

Bila anda telah mendapatkan jawaban seperti di atas, berarti server IMAP anda telah bekerja dengan baik.
4. Instalasi Antivirus (ClamAV)

ClamAV adalah salah satu antivirus opensource yang tujuan utamanya adalah untuk membersihkan/mengkarantina file-file yang terkena virus yang beredar melalui email. Untuk dapat menscan virus yang masuk ClamAV tidak bekerja sendiri, namun untuk dapat memeriksanya ClamAV butuh bantuan qmailscanner yang instalasinya akan dibahas pada bab selanjutnya.

Database virus ClamAV diperbarui secara rutin. Anda dapat melacak aktivitas proyek ini melalui website http://www.clamav.net/. Selain dengan cara mendownload manual, ClamAV juga mempunyai daemon yang bernama freshclam yang secara berkala mendownload database virus dari internet, jadi anda tidak perlu secara rutin melakukan pemeliharaan anti virus (Istilah keren dari dunia BSD: Install and forget it).

Sebelum anda menginstall ClamAV, tambahkan baris berikut ini pada file /etc/apt/sources.list.

deb http://debian.its.ac.id/other woody clamav

Untuk instalasinya gunakan perintah:

root:~# apt-get install clamav

Setelah instalasi selesai anda dapat meneruskan ke bagian selanjutnya. ClamAV tidak memerlukan konfigurasi apa pun.
5. Instalasi qmail-scanner

Qmail-scanner adalah program yang digunakan oleh ClamAV(atau anti virus apapun) untuk memeriksa virus dari qmail-queue (terutama attachment). Qmail-scanner memeriksa semua koneksi SMTP untuk tiap koneksi yang keluar/masuk server (tergantung konfigurasinya). Bila qmail-scanner menemukan virus maka email yang bervirus akan dikarantina.

Sesungguhnya qmail-scanner bukanlah suatu program. Qmail-scanner adalah perl script yang dijalankan oleh tcp-server untuk memeriksa virus pada qmail-queue. Qmail-scanner membutuhkan beberapa library tambahan dari perl yaitu perl-suid, libtime-hires-perl, serta beberapa program lain seperti tnef, razor, dan lainnya. Anda tidak perlu menginstall semua program itu secara manual karena saat instalasi qmail-scanner, program-program itu secara otomatis akan ikut terinstall. Untuk menginstall qmail-scanner anda dapat menjalankan perintah:

root:~# apt-get install qmail-scanner

Setelah instalasi selesai anda dapat melihat, dan bila perlu mengubah file /var/spool/qmailscan/quarantine-attachments.txt. File ini berisi definisi beberapa virus dan anda juga dapat mencegah adanya pengiriman beberapa jenis file, misal: .scr, .pif, dan sebagainya yang anda curigai biasa digunakan oleh virus untuk menyebarkan dirinya. Bila anda mengubah file tersebut anda harus menjalankan perintah

root:~# /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl -g

untuk mengupdate hasil pengubahan anda pada file database .cdb agar bisa digunakan oleh qmail-scanner. Selain file itu, anda juga dapat mengubah file /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl untuk melakukan beberapa penyesuaian dengan sistem anda. Keterangan lengkap mengenai file ini dapat anda tanyakan pada Mbah Google.

Sekarang, yang perlu kita lakukan adalah mengubah jalannya email agar “mampir” terlebih dahulu ke puskesmas untuk periksa virus sebelum diberangkatkan ke penerima email. Secara default, sebelum email dikirimkan ke penerima email itu akan masuk ke daftar antrian. Scanning virus dilakukan tepat sebelum email masuk ke dalam antrian. Pada saat itulah qmail-scanner melakukan tugasnya. Untuk itu, kita harus menyebutkan email dari network mana saja yang harus diperiksa oleh qmail-scanner.

Untuk keperluan itu kita melakukannya dengan memberikan variabel global pada suatu koneksi tertentu, yang mana tugas ini dilakukan oleh TCPSERVER. Variabel yang dibutuhkan adalah QMAILQUEUE. Bila pada awalnya isi /etc/tcp.smtp anda seperti:

127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow,RELAYCLIENT=""
:allow

(dengan asumsi 192.168.10.x adalah network anda) dan anda ingin memeriksa semua email yang masuk dari luar network anda, anda dapat mengubah file itu menjadi:

127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow,RELAYCLIENT=""
:allow,QMAILQUEUE="/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl"

Bila anda ingin memeriksa semua email yang melewati mailserver anda, anda dapat menambahkan QMAILQUEUE=”/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl” pada semua network yang disebutkan. Jangan lupa bahwa anda harus kembali menggenerate database qmail-scanner dengan perintah di bawah.

root:~# /usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl -g
6. Aktifasi SMTP Auth

SMTP Auth adalah salah satu cara untuk menjaga agar mailserver anda tidak digunakan secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, setiap koneksi yang akan mengirimkan email ke luar domain yang disebutkan di /var/qmail/control/rcpthosts harus menyediakan username dan password. Bila username dan password yang disebutkan benar, maka email akan diteruskan kepada penerima, bila tidak maka koneksi akan ditutup. Email yang menuju ke alamat lokal tidak perlu divalidasi terlebih dahulu.

Cara kerja SMTP Auth adalah dengan men-set variabel RELAYCLIENT=”" pada tiap koneksi yang berhasil authentikasi. Dengan adanya variabel itu, maka suatu koneksi dapat mengirimkan email ke mana saja. Karena itu, bila anda ingin semua koneksi dari network 192.168.10. harus login terlebih dahulu, maka anda harus menghilangkan RELAYCLIENT=”" dari file /etc/tcp.smtp sehingga kini file itu berisi:

127.0.0.1:allow,RELAYCLIENT=”"
192.168.10.:allow
:allow,QMAILQUEUE="/usr/sbin/qmail-scanner-queue.pl"

Sekarang anda harus mengubah file /etc/init.d/qmail. Carilah perintah yang menjalankan qmail-smtpd dan ubahlah (beri parameter) hingga menjadi:

/usr/sbin/qmail-smtpd `hostname -f` /usr/bin/checkpassword /bin/true 2>&1 …….(dst)

dan restart qmail. Pastikan juga untuk menjalankan

root:~# chmod 4755 /usr/bin/checkpassword

agar checkpassword dapat melakukan authentikasi dengan baik.

Untuk mencobanya, kita perlu menyediakan satu username dan password yang valid. Misalkan username kita adalah admin@exp1.its.ac.id dan passwordnya adalah rahasia. Kita akan mencoba username dan password itu untuk mengirimkan email ke luar network kita. Sebelumnya anda harus mengencode kedua string di atas dengan algoritma “base64″ yang dapat dibuat dengan script perl kecil seperti di bawah ini. (thx buat mas asfik).

use MIME::Base64;
print ('Username : ');
print encode_base64('admin@exp1.its.ac.id');
print ('Password : ');
print encode_base64('rahasia');

Misalkan nama script di atas adalah pass.pl, maka bila dieksekusi akan seperti ini:

root:~# perl pass.pl
Username : YWRtaW5AZG9tYWlua3UuYml6
Password : cmFoYXNpYQ==

Sekarang kita tinggal mencoba untuk mengirimkan email.

root:~# telnet localhost 25
Trying 127.0.0.1...
Connected to localhost.
Escape character is '^]'.
220 exp1.its.ac.id ESMTP
AUTH LOGIN
334 VXNlcm5hbWU6
YWRtaW5AZG9tYWlua3UuYml6
334 UGFzc3dvcmQ6
cmFoYXNpYQ==
235 ok, go ahead (#2.0.0)

Bila anda mendapat jawaban seperti di atas, maka authentikasi telah berjalan dengan baik. Namun bila anda mendapatkan jawaban 535 authorization failed (#5.7.0) itu berarti anda harus memeriksa kembali apakah ada yang kurang dari proses instalasi anda.
7. Instalasi Webmail (SquirrelMail)

Instalasi SquirrelMail membutuhkan webserver apache, dan php4 yang mendukung IMAP. Anda tinggal mendownload dari http://www.squirrelmail.org dan kemudian mengekstrak pada direktori /var/www dan menjalankan script config.pl yang disertakan untuk mengkonfigurasi webmail anda.

Selain mendownload sendiri, anda juga dapat menginstall squirrelmail dari Debian dengan perintah:

root:~# apt-get install squirrelmail

dan menjalankan script /etc/squirrelmail/conf.pl untuk menyesuaikan setting squirrelmail dengan mailserver yang ada.

Membobol Semua Jenis Billing Warnet

Posted on Kamis, 27 November 2008 by noNa_cRaZy

Pertidaktanggungjawaban : Artikel ini ditulis untuk menambah pengetahuan tentang keamanan sistem komputer terutama para operator / SysAdmin dari server warnet, penulis tidak bertanggung jawab bila artikel ini digunakan untuk kejahatan apapun bentuknya.tulisan ini dibuat bukan untuk mecuri rejeki orang,tetapi hanya untuk memperluas wawasan para netter indonesia

Cara pertama


Cara ini saya dapetin pas kantong lagi kempes tapi nafsu online lagi tinggi
Setelah muter2 otak sebentar sambil tidur, akhirnya kutemukan cara buat ngakalin billing warnetnya buat ngirit ongkos online.
Kalau cara yang ada di X-Code Magz vol4 itu cuma bisa untuk Billing Explorer(memang bisa, saya sudah membuktikannya)
Cara ini berlaku untuk segala versi billing explorer dan kebanyakan aplikasi billing lainnya. Dan merupakan kelemahan semua billing warnet yang berbasis windows!!!

Penasaran mau tau caranya ? Baca aja sampai habis !
Skali lagi saya ingatkan buat anda yang merasa udah pinter diharapa ga usah baca, kecuali pengen mati kebosanan (niru kata-kata siapa ya?

Ini dia caranya ...
Saat kita mulai menyalakan komputer di warnet yang pertama muncul saat windows dimulai adalah login screen client billing yang menutupi seluruh area windows. Fungsi Alt+Tab dan Ctrl+Alt+Del biasanya ikut-ikutan di-disable untuk memaksa kita login melalui program billing itu.
Sebenarnya saat kita menghadapi login screen itu komputer sudah siap dijalankan. Hanya terhalang oleh screen login yang menyebalkan itu. Naah... udah tau apa yang bakal saya jelasin ? Kalo udah tau, brenti aja bacanya. Daripada mati kebosanan

Yess.. betul sekali. Yang perlu kita lakukan hanyalah menyembunyikan jendela login itu tanpa perlu login. Ada banyak progie buat nyembunyiin window, salah satunya ZHider. Saya hanya akan menjelaskan penggunaan ZHider. Bagi yang menggunakan progie laen silakan baca manualnya, tapi yang perlu diperhatikan adalah progie yang anda gunakan harus bisa show/hide window pake hotkey coz windows kita kan ditutupi sama login screen sialan itu.

Yang harus disiapkan:
1. Program ZHider. Cari sendiri pake om google. Ukurannya kecil kok, ga sampe setengah isi disket.
Aku nemunya pas smp tapi baru sekarang kepake ^^
2. Muka bego
3. Mental yang kuat

Langkah-langkahnya:

01. Masuk warnet dan pasang muka bego biar ga dicurigai operator
02. Pastikan selain box/bilik yang kita tempati masih ada box lain yang kosong. Biar ga dicurigai juga sih.
03. Usahakan cari tempat yang jauh dari op, supaya ga ketahuan box kamu kosong apa nggak.
04. Nyalakan kompi dihadapan anda bila masih dalam keadaan mati.
05. Saat masuk login screen, login aja seperti biasa.
06. Jalankan ZHider yang sudah disiapkan di disket/flashdisk. Kalo belom ada, cari aja pake google.
07. Setelah ZHider dijalankan langsung aja logout.
08. Naah, di login screen ini kita mulai aksi mendebarkan kita. Tekan Ctrl+Alt+Z.. Jreeeng, login screen telah menghilang !!!
09. Browsinglah sepuasnya, tapi tetap pastikan ada box lain yang kosong. Kan aneh kalau ada yang masuk warnet, dia lihat udah penuh. Padahal di billing server kelihatan masih ada yang belum login.
10. Kalo sudah puass tekan Ctrl+Alt+x untuk memunculkan kembali login screen yang menghilang entah kemana
11. Login seperti biasa dan browsing beberapa menit sampai penunjuk tarif sampai ke angka yang kita kehendaki. Ini supaya ga dicurigai.
12. Logout. SIapkan muka bego, lalu bayar tarif.

Cara ini lebih mudah dilalukan bila si operator ga terlalu kenal sama kamu. Apalagi bila si op sering keluyuran.

Ini beberapa hotkey ZHider yang bisa digunakan, untuk hotkey lainnya silakan baca file readme yang disertakan bersama zhider

CTRL+ALT+Z Menyembunyikan jendela aktif
CTRL+ALT+X Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan
CTRL+ALT+L Menampilkan dialog zhider
CTRL+ALT+M Menampilkan kembali semua jendela yang disembunyikan, dan juga menutup zhider.

Kalo cara di atas ga bisa dilakuin, hentikanlah usahamu. Sesungguhnya perbuatan jahatmu tidak diridhai Tuhan
Kalo ketahuan langsung pertebal "muka bego"-mu. Misalnya bilang "Eh, kok jadi gini ya? Kemaren ga gini kok." Ato kata-kata lain, tergantung kreatifitas anda.


NB : Program ini tidak dapat digunakan untuk warnet2 yang menggunakan GEtBack..



Cara kedua

1.pasang muka culun (ato bego) kek yg diomongkan diatas
2.sediah kopi
3.tentunya rokok
4.nah sekarang yg perlu kalian jalankan adalah
5.cabut kabel lan cardnya ...
6.trus restart komputer kamu
7.jika sudah kluar gambar desktop sebelum gambar billing itu kluar kamu cepet²an tekan alt+del+ctrl dan kamu del yg client 008
gampangkan ?


Cara ketiga

Sering kali kita menjadi lupa waktu bila berada didepan komputeruntuk surfing dan hal ini ngak jadi masalah bila memakai komputer di kantor dengan koneksi broadband atau Dsl. Masalah baru muncul apabila kita surfing di Warnet. Proteksi yang biasa digunakan oleh warnet pada umumnya adalah nag screen atau window yang mengharuskan kita login terlebih dahulu [note:login ini berbeda dengan login start up] karena pada dasarnya komputer sudah dalam keadaan siap pakai hanya terhalang oleh nag screen tersebut, sedangkan koneksi ke internet dalam keadaan stand by. Yang harus dilakukan adalah membypass proteksi tersebut.

Prosedurnya adalah :
Tetap harus login terlebih dahulu agar tidak mencurigakan

Download Wincontrol –>> winctrl.exe untuk bypass login screen

Ekstrak wincontrol dan aktifkan
F9 = untuk menghilangkan window pada aktif cursor
F10= untuk mengembalikan window seperti semula
Jalankan timer untuk mengingatkan durasi waktu yang diinginkan
Logout bila telah mencapai biaya yang ditetapkan, biasanya tarif perjam Rp 6.000,-
Setelah logout tekan F9 maka login screen akan menghilang dan kita bisa kembali surfing tanpa biaya. Jangan lupa untuk menonaktifkan wincontrol setelah selesai.

Usahakan agar tidak terlalu menarik perhatian penjaga warnet [ surfing selama 3 jam = Rp 1500 ? ] cari warnet yang mempunyai banyak workstations-nya.

Untuk Mendownload Wincontrol dapat di download di www.yogyafree.net


Cara keempat

Alat yang dibutuhkan : - Backdoor Program , i.e: bo2k, netbus
- Portscanner
- Nekat !

Praktek : - Jelajahi warnet yg ada di kotamu, perhatikan apakah di server komputer ada drive utama yang di-mount.(Setidaknya server harus ber-os MicroShit Windows 98/NT).

- Siapkan program backdoor kamu yang sudah kkamu konfigurasi bo,netbus.. terserah kamu ;p >, agar tidak dikenali disarankan program backdoornya di recompile ulang agar tdk dikenali oleh antivirus, tambahkan data sampah sesuka kamu, jika tidak kamu recompile juga tdk apa-apa tetapi program akan mudah dikenali oleh antivirus.

- Cari program .exe yang biasanya sering dippakai oleh operator warnet,i.e: Mirc32.exe, iexplore.exe dll.

- Copy file tersebut di komputer client warnnet, sisipkan backdoor kamu ke program tersebut pake silkrope (Baca petunjuknya di press release bo2k, (http://www.bo2k.com )

- Delete file original di komputer server (HHati - hati jika tdk bisa kemungkinan
program sedang dipakai, pake program lain spt iexplore.exe ).

- Setelah mendelete file asli di komputer seerver, copykan file yang sudah disisipi backdoor dari komputer client warnet ke komputer server, tentunya dengan memakai nama asli program seperti Mirc32.exe atau iexplore.exe.

- Logout dari client warnet dan bayar sewa iinternet. (Pasang muka lugu dan bego).

- Setelah sehari dirasa cukup maka kembali llagi ke warnet yang di-hack dan lakukan scanning port yang terbuka, jika port yang terbuka match dengan konfogurasi backdoor kamu maka ….. SELAMAT BUNG !! Anda layak tertawa….. hi….hi…hi….., backdoor anda telah dijalankan oleh operator warnet yang !! kekekeke.

- Lakukan penjelajahan sepuas kamu….., lisst password jika server warnet NT dan crack pakelophtcrack, jika server windows 9x…..tertawalah lagi sampai akan muntah dan kejang - kejang.. ;p ,karena jika di list passwordnya akan didapati password dial-up ke ISP. tanpa “ENCRYPT” sama sekali..

- Having fun….. and stay out of troble ..ddan ingat “Junjunglah Etika HACKER”, jangan sekali -kali membuat kerusakan, cukup untuk kamu lihat - lihat server warnet…OK

RoUtEr

Posted on Senin, 10 November 2008 by noNa_cRaZy

Membuat Router Di Linux Pada Jaringan Sederhana

Asumsi ada 2 jaringan berbeda sebagai berikut:

Jaringan I
10.0.100.1
10.0.100.2
10.0.100.3
10.0.100.4

Jaringan II
172.16.100.1
172.16.100.2
172.16.100.3
172.16.100.4

Dari data di atas disimpulkan:

^Jaringan I termasuk class A memiliki NetID 10.0.0.0, broadcast 10.255.255.255, dan Netmask255.0.0.0 (penjelasan silahkan baca artikel tentang IPV4).

^Jaringan II termasuk class B memiliki NetID 172.16.0.0, broadcast 172.16.255.255, dan Netmask 255.255.0.0.

Kesimpulan di atas telah cukup sebagai informasi sebelum kita melakukan konfigurasi routing. Setelah itu ikuti langkah2 berikut:

1. Tentukan satu komputer pada masing2 jaringan untuk dijadikan server router misal untuk jaringan I servernya 10.0.100.1 dan jaringan II 172.16.100.1, sisanya akan menjadi client.
2. Login sebagai user root
3. Untuk komputer server:- Ubah isi file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward menjadi 1 (defaultnya 0)- Pada server 10.0.100.1 :

a. tambahkan sebuah IP baru atau istilah kerennya IP Alias dimana mengikuti NetID pada jaringan II yakni 172.16.0.0 dan belum dipakai pada jaringan II misal 172.16.100.5:

# ifconfig eth0:1 172.16.100.5
b. tambahkan baris tabel routing (untuk cek tabel routing lakukan perintah "route -n") dimana memanggil server jaringan II sebagai gatewaynya serta atribut lainnya seperti NetID dan Netmask:

# route add -net 172.16.0.0 netmask 255.255.0.0 gw172.16.100.1# route -n
- Pada server 172.16.100.1 :

a. tambahkan sebuah IP Alias dimana mengikuti NetID pada jaringan I yakni 10.0.0.0 dan belum dipakai pada jaringan I misal 10.0.100.5:

# ifconfig eth0:1 10.0.100.5

b. tambahkan baris tabel routing dimana memanggil server jaringan I sebagai gatewaynya serta atribut lainnya:
# route add -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 gw10.0.100.1
- Pada komputer client jaringan I tambahkan informasi routing dengan memanggil server router defaultnya yakni 10.0.100.1:

# route add default gw 10.0.100.1
- Pada komputer client jaringan II tambahkan informasi routing dengan memanggil server router defaultnya yakni 172.16.100.1:

# route add default gw 172.16.100.1
Nah sekarang coba lakukan tes koneksi antar jaringan dengan perintah ping, berhasil ga? Klo berhasil ya udah.. artinya berhasil :D.

Membuat Router Dengan Linux Debian Berbasis Text


Pengen tau gmana caranya? liat aja di bawah sini:

1.Komputer harus terinstal SO LInux Debian
2. Sediakan dua PC, satu sebagai Router dan satunya lagi sebagai Klien
3. Pada Login : isikan user Root dan masukkan Passwordnya
4. Setelah itu masuklah pada folder etc dengan mengetikkan cd etc
5. Kemudian masuklah lagi pada folder network dengan mengetikkan cd network
6. Apabila ingin menggunakan cara yang lebih praktis maka ketikkan cd etc/network
7. Kemudian ketikkan pico atau vi interfaces, untuk mengatur ip nya
8. Untuk vi interfaces pada Router ketikkan seperti dibawah ini

auto eth0iface eth0 inet static
address 192.168.10.36
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0
gateway 192.168.10.1

auto eth1iface eth1 inet static
address 192.168.15.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.15.255
network 192.168.15.0

iface lo inet loopback

9. Untuk vi interfaces pada client ketikkan seperti dibawah ini

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.15.3
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.15.255
network 192.168.15.0
gateway 192.168.15.1

iface lo inet loopack

10. Kemudian aturlah ip tablenya dengan menggunakan cara, ketikkan pada pc Router -tnat -A POSTROUTING -s 192.168.15.0/24 -j MASQUERADE
11. Setelah itu ketikkan ip tables-save
12. Lalu restart dengan menggunakan perintah /etc/init.d/networking restart
13. Untuk mengecek apakah ip tables sudah masuk maka ketikkan perintah iptables -tnat -n -L
14. Setelah itu keluarlah dari folder network dengan perintah cd ..
15. Pada folder etc bukalah file sysctc1 dengan perintah vi atau pico sysctc1.conf,Hapuslah tanda pagar (#) pada kata # net.ipv4.conf.default.forwading=1
16. Setelah itu lakukan ping antara Router dan client, apabila bisa diping maka pembuatan router telah berhasil




IP TabLe

Posted on Kamis, 23 Oktober 2008 by noNa_cRaZy

IPTables memiliki tiga macam daftar aturan bawaan dalam tabel penyaringan, daftar tersebut dinamakan rantai firewall (firewall chain) atau sering disebut chain saja. Ketiga chain tersebut adalah INPUT, OUTPUT dan FORWARD.


Pada diagram tersebut, lingkaran menggambarkan ketiga rantai atau chain. Pada saat sebuah paket sampai pada sebuah lingkaran, maka disitulah terjadi proses penyaringan. Rantai akan memutuskan nasib paket tersebut. Apabila keputusannnya adalah DROP, maka paket tersebut akan di-drop. Tetapi jika rantai memutuskan untuk ACCEPT, maka paket akan dilewatkan melalui diagram tersebut.
Sebuah rantai adalah aturan-aturan yang telah ditentukan. Setiap aturan menyatakan “jika paket memiliki informasi awal (header) seperti ini, maka inilah yang harus dilakukan terhadap paket”. Jika aturan tersebut tidak sesuai dengan paket, maka aturan berikutnya akan memproses paket tersebut. Apabila sampai aturan terakhir yang ada, paket tersebut belum memenuhi salah satu aturan, maka kernel akan melihat kebijakan bawaan (default) untuk memutuskan apa yang harus dilakukan kepada paket tersebut. Ada dua kebijakan bawaan yaitu default DROP dan default ACCEPT.
Jalannya sebuah paket melalui diagram tersebut bisa dicontohkan sebagai berikut:
Perjalanan paket yang diforward ke host yang lain
1. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.
2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada table Mangle. Chain ini berfungsi untuk me-mangle (menghaluskan) paket, seperti merubah TOS, TTL dan lain-lain.
4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan DNAT (Destination Network Address Translation).
5. Paket mengalami keputusan routing, apakah akan diproses oleh host lokal atau diteruskan ke host lain.
6. Paket masuk ke chain FORWARD pada tabel filter. Disinlah proses pemfilteran yang utama terjadi.
7. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel nat. Chain ini berfungsi utamanya untuk melakukan SNAT (Source Network Address Translation).
8. Paket keluar menuju interface jaringan, contoh eth1.
9. Paket kembali berada pada jaringan fisik, contoh LAN.
Perjalanan paket yang ditujukan bagi host lokal
1. Paket berada dalam jaringan fisik, contoh internet.
2. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
3. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel mangle.
4. Paket masuk ke chain PREROUTING pada tabel nat.
5. Paket mengalami keputusan routing.
6. Paket masuk ke chain INPUT pada tabel filter untuk mengalami proses penyaringan.
7. Paket akan diterima oleh aplikasi lokal.
Perjalanan paket yang berasal dari host lokal
1. Aplikasi lokal menghasilkan paket data yang akan dikirimkan melalui jaringan.
2. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel mangle.
3. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel nat.
4. Paket memasuki chain OUTPUT pada tabel filter.
5. Paket mengalami keputusan routing, seperti ke mana paket harus pergi dan melalui interface mana.
6. Paket masuk ke chain POSTROUTING pada tabel NAT.
7. Paket masuk ke interface jaringan, contoh eth0.
8. Paket berada pada jaringan fisik, contoh internet.
3. Sintaks IPTablesiptables [-t table] command [match] [target/jump]
1. Table
IPTables memiliki 3 buah tabel, yaitu NAT, MANGLE dan FILTER. Penggunannya disesuaikan dengan sifat dan karakteristik masing-masing. Fungsi dari masing-masing tabel tersebut sebagai berikut :
NAT : Secara umum digunakan untuk melakukan Network Address Translation. NAT adalah penggantian field alamat asal atau alamat tujuan dari sebuah paket.
MANGLE : Digunakan untuk melakukan penghalusan (mangle) paket, seperti TTL, TOS dan MARK.
FILTER : Secara umum, inilah pemfilteran paket yang sesungguhnya.. Di sini bisa dintukan apakah paket akan di-DROP, LOG, ACCEPT atau REJECT

InStaLLaTioN WinDoWs 2000 SerVer

Posted on Kamis, 09 Oktober 2008 by noNa_cRaZy

NiCh LaNgkaH2 Nya pLeaNd

1. Pertama seperti biasa Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM
2. Kemudian setelah itu Masukkan CD Install Windows 2000 Server
3. Dan Akan muncul tampilan awal instalasi Windows 2000 Server
4. Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter

5. Setelah muncul Windows 2000 Licensing Agreement. Tekan F8
6. Masuk ke partition disk
7. Hapus semua partisi yang ada
8. Buatlah partisi baru dengan mengikuti panduan yang ada
9. Setelah selesai, tekan Enter dan pilih Format the partition using the NTFS file system
10. Pilih To format the drive, press F
11. Tunggulah selama proses pem-formatan
12. Jika proses sudah selesai komputer akan secara otomatis melakukan booting ulang
13. Biarkan komputer anda booting ke harddisk
14. Setelah muncul kotak dialog, pilih next.
15. Tunggulah selama proses Installing device
16. Pada kotak dialog Regional Settings, klik next
17. Pilih beberapa komponen dengan memberi tanda centang, klik next
18. Pilih Typical settings, klik next
19. Tunggulah selama proses Instalasi komponen
20. Setelah selesai, klik Finish. Komputer akan me-restart
21. Setelah komputer sudah ter-install Windows 2000 Server, jalankan komputer
22. Masuk ke control panel
23. Pilih Add/Remove Programs
24. Pilih Add/Remove Windows Components
25. Pada menu Components, tandai Terminal Services dan Terminal Services Licensing.
klik next
26. Pilih Remote administration mode. Klik next
27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.v
27. Tunggulah selama komputer sedang proses. Klik Finish.



LTSP (Linux Terminal Server Project)

Posted on by noNa_cRaZy


LTSP memungkinkan kita membangun sistim komputer yang canggih & berkinerja sangat bagus, walaupun menggunakan komputer tua yang sangat murah harganya.
Dengan LTSP, kita bisa menggunakan komputer Pentium I sekalipun (harga pasaran sekitar Rp 300.000) sebagai workstationnya, dengan kecepatan setara dengan Pentium IV !
Melihat ini, maka LTSP adalah solusi yang sangat cocok bagi berbagai institusi / perusahaan di Indonesia.

Razia software, walaupun kini semakin jarang diberitakan di media massa, juga masih terus berjalan. Yang terbaru kemarin ini menjadi target adalah beberapa stasiun TV di Indonesia.
Daripada membayar denda / membayar harga lisensi yang sangat mahal, mereka lebih memilih untuk beralih ke solusi open source.
LTSP, karena biayanya yang sangat ekonomis dan kemudahan pemakaian & perawatannya, menjadikannya sebagai salah satu solusi yang pantas untuk dipertimbangkan.

Ubuntu 6.06 memiliki banyak kelebihan dibanding berbagai distro lainnya, seperti :

* Gratis dan malah diantar ke rumah kita - dengan layanan Ship It
* Mudah dipasang dan digunakan
* Ubuntu versi 6.06 LTS dijamin akan up to date terus selama 5 tahun. Berbeda misalnya dengan Fedora/Mandrake, yang bisa obsolete dalam waktu 1 tahun saja.

KEBUTUHAN

1. Jaringan komputer / network, dengan bandwidth minimal 100 Mbps
2. Komputer server, dengan spesifikasi minimal sebagai berikut (untuk 5 workstation) :

Prosesor 800 MHz, memory 512 MB, hard disk 20 GB
3. Komputer workstation :

Prosesor 200 MHz,
memory 32 MB,
network card tipe PCI, yang ada di daftar yang ada di http://www.rom-o-matic.net,
card VGA tipe PCI
4. Akses Internet, atau DVD Ubuntu

PANDUAN

Berikut adalah panduan instalasi LTSP 4.2 di Ubuntu 6.

1. Install paket-paket yang diperlukan LTSP :

sudo aptitude install nfs-user-server dhcpd tftpd portmap libwww-perl inetd
2. Download ltsp-utils :

mkdir /tmp/ltsp/
cd /tmp/ltsp
links http://ltsp.mirrors.tds.net/pub/ltsp/utils/ltsp-utils-0.25-0.tgz
tar xzvf ltsp-utils-0.25-0.tgz
cd ltsp-utils
sudo ./install.sh
sudo ./ltspadmin
3. Kita telah menjalankan software ltspadmin. Pertama-tama, kita perlu download file-file instalasi ltsp 4.2u2.

Pilih menu “Install / Update LTSP Packages”.
4. Karena ini adalah instalasi awal, maka ltspadmin akan memunculkan pesan berikut ini:


This is the first time installing LTSP packages, the
Installation utility must first be configured.

press to begin the configuration…

Tekan Enter.
5. Kemudian akan muncul layar konfigurasi, cukup tekan Enter terus (kecuali jika ada yang perlu Anda ubah), sampai muncul pilihan “Correct? (y/n/c)” - ketik y, lalu tekan Enter.

6. Akan muncul daftar modul-modul LTSP yang tersedia. Pilih semuanya (dengan menekan spasi).

Setelah terpilih semuanya, ketik “q”, maka ltspadmin akan mulai men download dan memasang semua modul tersebut.
7. Berikutnya kita perlu mengkonfigurasikan LTSP.
Pilih menu ketiga, yaitu “Configure LTSP”

8. Tekan “C” untuk memilih menu “Configure the services manually”.

Akan muncul menu bernomor 1 s/d 11. Jalankan menu-menu tersebut satu per satu, sampai akhirnya selesai semua. Lalu tekan “Q” untuk kembali ke menu utama, dan “Q” sekali lagi untuk keluar ke prompt.
9. Untuk selanjutnya, yang perlu dilakukan adalah :
* Konfigurasi DHCP dan lts.conf : [ bisa dilihat contohnya disini ]
* Membuat bootdisk untuk komputer user : http://www.rom-o-matic.net
* Masukkan bootdisk ke salah satu komputer - voila, LTSP dimulai.

Selamat menikmati.

TIPS-TIPS

* Jika komputer server terkoneksi ke Internet, sebaiknya dilindungi dengan firewall. Yang bisa saya rekomendasikan adalah Firehol, karena mudah digunakan dan bebas maintenance.
Contoh konfigurasinya bisa dilihat di posting ini.
* Jika Anda mengalami masalah, silahkan lihat di posting ini. Beberapa masalah yang sering terjadi dibahas solusinya disitu.